Pengenalan Bahasa Pemrograman Dart untuk para Pemula

Pengenalan Bahasa Pemrograman Dart untuk para Pemula

Dart adalah bahasa pemrograman yang dikembangkan oleh Google untuk kebutuhan umum (general-purpose programming language). Biasanya digunakan untuk membuat aplikasi android, front-end web, IoT, backend (CLI), dan Game.

Dart kode dapat dieksekusi dalam dua cara berbeda: baik pada mesin virtual asli atau di atas mesin JavaScript dengan menggunakan compiler yang menerjemahkan kode Dart untuk JavaScript. Ini berarti programer dapat menulis sebuah aplikasi web di Dart kemudian meng-compiler dan menjalankannya pada browser modern. Pihak pengembang Dart berencana menambahkan atau mengintegrasikan Dart dengan Chrome Browser, namun hal ini sementara masih dalam pertimbangan.

Contoh beberapa aplikasi yang dibangun dengan Dart:

  • Google Adsense (front-end)

  • Google AdWords (front-end)

  • Google Fiber (front-end)

  • Hamilton (Android dan iOS)

  • dll.

Dart dapat digunakan pada 3 platform yaitu:

1. Flutter

Menurut Wikipedia, Flutter adalah sebuah framework aplikasi mobil sumber terbuka yang diciptakan oleh Google. Flutter digunakan dalam pengembangan aplikasi untuk sistem operasi Android dan iOS, serta menjadi metode utama untuk membuat aplikasi Google Fuchsia. Penggunaan framework Flutter pada bahasa pemrograman Dart salah satunya untuk membuat aplikasi android dan iOS.

2. Platform Web 

Penggunaan Dart pada web biasanya dalam bentuk front-end. Kode program Dart dapat dikompilasi (transpile) menjadi kode Javascript, sehingga web browser dapat meng eksekusinya.

Pengembangan web dengan Dart menggunakan framework:

AngularDart

Material Design Lite (MDL)/Dart

OverReact

3. Server Platform

Server Platform: Server platform adalah hardware atau software dasar untuk sistem yang bertindak sebagai mesin yang menggerakkan server. Dart dapat juga digunakan pada server untuk membuat program berbasis teks (CLI), program IoT, backend, dll. 

Beberapa framework yang bisa digunakan untuk mengembangkan backend:

Jaguar

Angel

Aqueduct

Express

 

Bahasa pemrograman ini dikenalkan oleh Google sebagai pengganti bahasa pemrograman JavaScript, akan tetapi secara opsional bahasa ini dapat dikompilasi ke dalam JavaScript dengan menggunakan dart2 bjs compiler. Sedikit berbeda dengan bahasa pemrograman JavaScript yang bertipe statis, bahasa pemrograman Dart merupakan bahasa pemrograman bertipe dinamis.

Adapun keuntungan bahasa pemrograman Dart antara lain adalah sebagai berikut:

1. Fleksibel

Salah satu kelebihan bahasa pemrograman Dart adalah bahasa pemrograman tersebut termasuk ke dalam bahasa pemrograman bertipe dinamis. Bahasa pemrograman ini dapat dikompilasi ke dalam bahasa pemrograman JavaScript dengan compiler yang sudah disertakan di dalamnya.

Bahasa pemrograman ini dikembangkan untuk mudah digunakan dalam pengembangan, sesuai dengan pengembangan aplikasi modern, dan memiliki implementasi berkinerja tinggi. Bahkan, bahasa pemrograman ini dapat digunakan juga sebelum dikompilasi.

Bahasa pemrograman Dart mendukung banyak arsitektur, termasuk di dalamnya IA-32, X64, MIPS, ARMv5TE, ARMv6, ARMv7, dan arsitektur ARM64. Bahasa pemrograman ini mendukung secara native pengembangan aplikasi mobile untuk kedua platform Android dan iOS.

2. Berdiri Sendiri

Kelebihan bahasa pemrograman Dart lainnya adalah ketersediaan SDK yang dilengkapi dengan berbagai macam tools pengembangan. Salah satu tool-nya adalah Dart VM, dimana tool tersebut akan membantu para developer untuk menjalankan kode dalam lingkungan tampilan command line.

Selain itu, dalam SDK tersebut juga terdapat dart2 js compiler yang dapat digunakan untuk mengkompilasi Dart ke dalam bahasa pemrograman JavaScript. SDK tersebut juga dilengkapi dengan manajer paket yang disebut dengan pup, yang dapat digunakan untuk menggunakan kode pihak ketiga atau berbagi kodingan.

3. Concurrency

Bahasa pemrograman Dart memiliki kelebihan dengan adanya konstruksi nyata dari concurrency dan paralelisme. Kelebihan bahasa pemrograman Dart satu ini ditawarkan dengan bentuk Dart Isolates. Dengan adanya Dart Isolates, program-program akan terisolasi untuk bekerja secara independen tanpa adanya pembagian memori, akan tetapi tetap terdapat komunikasi diantaranya. Setiap program Dart menggunakan setidaknya satu buah isolasi.

Salah satu cara menginstalasi Dart pada Kubuntu 18.0 berdasarkan salah satu sumber yaitu :

  1. Yang akan diinstal adalah versi Dart 4 melalui apt. Silahkan ikuti langkah berikut:

  2. Buka terminal, lalu paste perintah ini untuk menambahkan repository Dart.

Silahkan buka https://www.petanikode.com/belajar-dart/

  1. Silahkan copy satu persatu perintah di atas.

  2. Setelah itu lakukan update dan install Dart:

  1. Tunggu sampai prosesnya selesai:

Instalasi Dart di Ubuntu

  1. Setelah itu, ketik perintah dart --version untuk memeriksa versi yang terinstal:

Versi Dart yang terinstall

  1. Done

Itulah pengenalan singkat mengenai seputar bahasa pemrograman Dart, kelebihan dan cara instalasinya. Selamat mencoba dan semoga berhasil ya.

 

Sumber:

https://www.petanikode.com/belajar-dart/

http://ecchomacho.blogspot.com/2012/01/dart-bahasa-pemrograman-baru-untuk.html

https://idcloudhost.com/pengertian-server-dan-jenisnya/

https://teknojurnal.com/kelebihan-bahasa-pemrograman-dart/